Sebesar Apapun Ketertarikanku Kepada Budaya Jepang, Aku Tetaplah Orang Indonesia

Sebesar apapun ketertarikanku kepada budaya Jepang, aku tetaplah orang Indonesia
Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah postingan di Kaskus yang intinya tidak menyukai jika anak-anak muda Indonesia “teracuni” oleh budaya Jepang, terutama soal Anime dan Cosplay. Lalu perdebatan panjang terjadi di kolom komentar hingga muncul kata-kata yang tidak beradab lagi. (Si)apa yang salah???
Ini bukan soal siapa yang salah atau siapa yang benar. Tapi soal siapa yang bisa menghargai siapa. Indonesia adalah negara demokrasi. Di sini setiap warganya diberi kebebasan berpendapat dan berekspresi. Yang tidak boleh itu jika memaksa orang lain untuk mengikuti pilihan kita.
Anime itu tidak jauh bedanya dengan sinetron. Ada yang punya pesan moral, tetapi ada juga yang merusak moral. Jadi bijaksanalah memilih anime apa yang akan kalian tonton. Para penikmat anime ini kan bukan anak-anak, tetapi remaja dan dewasa yang melek teknologi. Artinya orang-orang yang intelektualitasnya sudah tinggi. 
Jadi, semestinya sudah bisa menyikapi sebuah tayangan hiburan sebagaimana mestinya sebuah hiburan. Jangan karena berbeda pilihan hiburannya terus saling menjelek-jelekkan. Bukan soal cinta kebudayaan Jepang atau cinta budaya Indonesia, tetapi soal menghargai kebudayaan yang ada. 
Sebesar apapun ketertarikan saya kepada budaya Jepang, saya tetaplah seorang Indonesia yang memegang teguh Pancasila. Sebesar apapun ketertarikan saya kepada Anime, saya tetaplah menganggapnya sebagai sebuah hiburan semata. Kalau cerita dalam anime tersebut merusak moral dan sosial, ya tidak saya tonton. Saya pilih yang memiliki banyak pesan moral atau yang setidaknya netral. 
So, saya suka Anime dan saya cinta Indonesia. Ini soal hiburan, bukan soal nasionalisme!!! Kalau soal nasionalisme, kita tak perlu banyak berkoar-koar, selama kita tersenyum ramah dan menyapa sesama, berarti kita telah menunjukkan nasionalisme yang sangat tinggi karena menerapkan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. Right!!!???
Sumber Gambar : kurosaki-sasori-chan

Leave a Reply