Sisi Gelap Jepang, Perempuan Hikikomori


Yoo… mina-san! O-genki desu ka? Dibalik hal-hal indah dan menyenangkan tentang budaya atau kulturnya, Jepang ternyata menyimpan sisi gelap yang tak banyak orang tahu. Salah satunya adalah Hikikomori, kalo lu udah baca artikel gua soal ini sebelumnya pasti lu udah tau Hikikomori apaan jadi ya gua kagak usah ngejelasin lagi :v (buat yang belum baca bisa langsung aja ke TKP)
Pengasingan diri secara sosial dimana orang menarik diri dari masyarakat dan hidup dalam dunianya sendiri. Hal ini gak cuma mendera kalangan cowok, bahkan cewekpun banyak yang lebih memilih jadi Hikikomori dan dilupakan oleh kenyataan.
Kyoko Hayashi, salah satu aktivis yang bergerak untuk para cewek Hikikomori mendesak pemerintah Jepang agar melebarkan definisi Hikikomori itu sendiri dengan menambahkan kata perempuan didalamnya. Soalnya publik rata-rata cuma tau kalo Hikikomori itu cowok doang.

Hayashi, sebelum ngebantu yang lain, juga kena masalah yang sama dimana doi berjuang keras buat nyari kerjaan sembari bertahan hidup. Bukan mereka yang menginginkan hal ini tapi keadaanlah yang bikin mereka terasing.
Karena itu doi ngebentuk sebuah proyek yang dikasih nama Hikikomori Joshikai, yang punya tujuan ngejangkau sejumlah besar cewek hikikomori di Jepang. Kepedulian Hayashi ini pun didukung oleh penulis Masaki Ikegami yang punya banyak pengetahuan soal fenomena ini.
“Di Jepang ada mindset yang sangat kuat soal peran gender. dan banyak yang tidak membahas soal itu” jelas pengarang buku Hikikomori Joseitachi tentang fenomena ini.
Kendati demikian Hayashi pun akan terus membantu para cewek tersebut, bukan sekedar memaksa mereka keluar dari cangkang mereka, tapi untuk menawarkan bantuan tangan kepada mereka yang ingin keluar dari masalah ini.
Ini cuma sekelebat info aja dari Distrik Anime ^_^ kalo lu punya pandangan lain soal Hikikomori lu tinggal komen aja di bawah. Semoga lu enjoy n bisa nambah pengetahuan lu tentang Jepang. Sekian dari gua sorry kalo ada salah-salah kata, Bye!

Leave a Reply